Penanganan Dual Diagnosis

unggulan1
Dual Diagnosis (atau Co-occurring Disorders) adalah kondisi medis di mana seseorang mengalami Gangguan Penggunaan Zat (NAPZA) dan Gangguan Kesehatan Mental (seperti depresi, kecemasan, atau gangguan kepribadian) secara bersamaan.

Dalam kondisi ini, kedua gangguan tersebut saling berinteraksi dan memperburuk gejala satu sama lain. Karena kompleksitasnya, penanganan dual diagnosis tidak bisa dilakukan secara terpisah, melainkan harus melalui pendekatan terintegrasi yang menangani kesehatan mental dan ketergantungan zat secara simultan oleh tim profesional yang ahli di kedua bidang tersebut.